
Rekrut Developer Itu Lama. Ini yang Kami Sarankan ke Klien
Coba tebak. Anda punya roadmap penuh fitur, deadline yang sudah terasa mepet, dan proses rekrutmen yang dari dua bulan lalu statusnya "hampir kelar". Cerita ini kami dengar tiap minggu.
Yang jarang diceritakan soal merekrut developer in-house adalah betapa banyak yang terjadi sebelum dia menulis satu baris kode pun. Pasang lowongan, screening, tiga babak interview, masa notice, onboarding. Begitu orangnya benar-benar produktif, satu kuartal sudah lewat. Dan kalau ternyata tidak cocok? Ulang dari awal.
Justru karena itu kami mengandalkan staff augmentation untuk klien yang butuh gerak cepat. Daripada bertaruh berbulan-bulan pada satu karyawan tetap, Anda dapat developer tersaring (atau satu tim) yang langsung menyatu ke tim Anda, pakai tools Anda, ikut standup Anda, dan mulai ngirim hasil dalam hitungan hari. Anda tetap pegang kendali atas pekerjaannya; kami yang urus rekrutmen, kontrak, dan ribetnya menjaga kesinambungan.
Jujur saja, ada syaratnya: outsourcing bukan sulap. Anda tetap butuh prioritas yang jelas dan orang di pihak Anda yang bisa me-review hasilnya. Tapi kalau backlog Anda tumbuh lebih cepat dari tim, ini jelas lebih baik daripada menunggu. Mau lihat cara kerjanya? Ini layanan IT outsourcing dan staff augmentation kami — ceritakan apa yang sedang Anda bangun dan kami jawab apa adanya apakah cocok.
